6 hal asyik dilakukan saat long weekend tak melakukan traveling

crystal tropical waters

hari gini tampaknya travelling sudah menjadi kebutuhan primer bagi orang urban macam jakarta. tiap ada libur panjang dua hari saja, keriuhan di lini masa muncul: kemaceetan yang mengular.

namun hasrat untuk bersenang-senang tentu lebih besar dibamding semuanya

mereka lalu menikmati perjalanan super macet yang sebenarnya bisa diprediksi

naik pesawat, selain ongkos lebih mahal, bagi mereka yang memilih menghabiskan liburan bersama keluarga (apalagi kalaau tujuan liburnya kampung halaman tercinta) mengendarai mobil pribadi tentu pilihan terbaik.

tapi ada yang menganggap traveling di hari libur panjang terlalu mainstream. beberapa orang memilih menahan diri untuk menunda perjalanan wisatanya.

lalu apa yang bisa dilakukan biar tetap asyik meski tak berwisata di hari long weekend? banyak, coba kita lakukan hal-hal berikut, asyik juga. apalagi Kalau bisa memaknai bajwa di rumah, saat melakukan apapun sebenarnya adalah perjalanan. traveling hanyalah soal mindset?

1. mereview perjalanan keseharian kita selama beberapa bulan terakhir apakah sudah on the track, dan memikirkan kemungkinan2 baru

beberapa orang pekerjaanya tidak memerlukan kita untuk berpikir. selain itu efek internet yang selalu membombardir informasi mengaakibatkan kita tak punya kesempatan untuk berpikir, yang biasa dilakukna hanyalah merespon. karena itu kesempatan untuk memikirkan kembali apa yang telah kita lakukan perlu waktu panjang dan serius. long weekend menjadi waktu yang tepat untuk ini.

2. memaksimalkam hobi yang selama ini terabaikan karena sibuk kerja dari pagi sampai malam dan sabtu minggu buat istirahat.

melakukan aktivitas yang kita suka itu lebih menyenangkan, apalagi berefek bisa memdatangkan uang, memperluas networking atau memeperoleh ide-ide baru bisa dimulai saat long weekend. menulis novel, ngeblog, ngevlog atau hal- hal kreatif yang menguatkan personal branding kita. memang beberapa profesi menuntut untuk bisa kerja 24 jam sehari. tapi pada long wiken pasti tidak seintens weekdays.
3. melihat sesuatu lebih dekat

karena kesibukan kerjajuga,  tak jarang kita abai pada hal-hal sepele yang ada di dekat kita, mulai dari kamar, orang-orang di sekeliling kita, lingkungan kompleks mulai dari pohon-pohon, kucing yang main ke rumah atau bentuk design lursi, cangkir atau pot bunga yamg unik. kenapa mereka semua bentuknya seperti itu? siapa dulu yang pertama kali punya ide membuat kursi dengan bentuk sepweti ini, darimana kayu yang dipakainya, dan seterusnya. kalau mau lebih dalam lagi, kita bisa mencari tahu, darimana kita berasal dan mau kemana kita pergi.
4. berbelanjalah, tidak hanya ke pasar tradisional, mal, minimarket tapi juga belanja online.

pasar, tempat bertemunya semua kebutuhan manusia. pasti menarik melihat keunikan barang-barang yang dijual di situ. apalagi barang-barang yang kita belum kenal. misalnya tenun ikat ntt. penjual tenun ikat di kupang menjual selembar kain ada yang mencapai harga 35 juta, atau batik di pekalongan yang harganya 15 juta selembar. karena proses pembuatannya yang rumit dan perlu waktu lama. tak perlu bajet, kita di pasar bisa membeli ide-ide yang tersebar gratis.

5. berpacaranlah.

jomblo? jangan khawatir, installah tinder, bindr, grindr atau aplikasi lain sesuai dengan preferensi seksual kalian. bertemu dengan calon pacar baru tentu pengalaman yang mengasyikkan. apalagi jika merasa ada saling kecocokam, hubungan bisa berlanjut ke level yang lebih akrab, intim dan seterusnya.

yang perlu dicatat saat akan bertemu pacar baru, jangan berharap terlalu tinggi karena profile picture, foto yang mereka pasang telah diedit memakai photoshop.  fakta sebenarnya adalah 50% lebih buruk

mencari pacar sekarang lebih mudah dan sederhana, namun karena banyaknya pilihan yang lebih bagus menjadikannya sulit

bagaimana, ada ide lain? silakan ditambahkan

 

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*