think less, feel more

reza-meditasi1-shposterfotopolos2

selama ini nyaris banyak orang selalu mengehembus-hembuskan pentingnya berpikir positif. sampai sekarang mindset seperti ini masih disukai. buktinya di garis waktu twitter, kicauan yang sangat positif selalu memperoleh respon berlimpah dalam bentuk erte-an. buku, acara tv maupun kelas-kelas, diskusi selalu banjir peminat.

padahal sebenarnya, orang yang berpikir positif stressnya tiga kali lipat dibanding berpikir negatif. penjelasannya kira-kira begini: ketika emosi mendatangi, kita berusaha sekuat tenaga untuk menahannya. karena emosi jaraknya sangat jauh dengan pikiran yang positif, kita perlu effort yang lebih untuk mewujudkan itu.

jadi bagaimana sebaiknya? emosi itu tidak bisa dikendalikan, apalagi dengan pikiran. emosi itu hanyalah rasa yang lewat saja, tidak permanen! hanya saja kita sering lupa, seolah-olah kenyataan. untuk mencapai kesadaran bahwa emosi itu tidak real kita bisa melatihnya dengan meditasi.

begitulah malam itu, reza gunawan, seorang praktisi self healer menyampaikan materi “emosi, meditasi dan intuisi” di obrolan langsat (17/3). malam itu ia duduk bersila seperti budha di depan para peserta. ini adalah kedua kalinya sharing di obsat.

dalam waktu kurang lebih dua jam, reza menyampaikan pentingnya mengendalikan emosi. ternyata ada dua hal tentang emosi ini. pertama adalah rasa yang ada di dalam diri kita, dan ekspresinya. jika kita sudah bisa mengendalikanya dengan meditasi, kita baru bisa akan bisa mendengar intuisi.

dia yang id twitternya @rezagunawan menceritakan peristiwqa yang terjadi di amerika. seorang pemain biola terkenal disuruh mengamen di keramaian. selama sekian jam ia hanya memperoleh sekian dolar. padahal dia memainkan musik yang sama persis dengan yang dimainkan di konser yang tiketnya mahal. ini membuktikan “kalau batin kita sibuk, kita tak bisa menikmati, mensyukuri keindahan yg ada di depan mata”

masih menurut reza, intuisi akan mengantarkan kita ke tempat yang seharusnya. meskipun tidak selalu ke suatu keadaan nyaman. bagaimana membedakan itu intuisi atau bukan, perlu latihan panjang meditasi. oh ya meditasi bisa dilakukan tidak dengan diam saja, namun bisa juga dengan bergerak misalnya makan atau berjalan.

dalam hidup kita tak cukup punya data/informasi yang lengkap maka kita memakai intuisi ketika memutuskan suatu masalah. kutipan dia yang cukup membuat saya terhenyak adalah ketika ia menyarankan untuk think less, feel more.

tertarik mencoba belajar mendengarkan intuisi, ada jadwal lengkapnya di rezagunawan.com

*gambar diambil dari blog rezagunawan.com

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*