pdt muda andhy hukapati, melayani adalah wujud syukur

usianya masih cukup muda, tapi puluhan ribu jemaatnya memanggilnya bapak, bapak pendeta.  wilayah pelayanan pendeta andhy hukapati ini meliputi seluruh waingapu, sumba timur.

sebagai pendeta dia harus siap siaga 24 jam “melayani” seluruh warga yang memintanya, mulai dari pelayanan syukuran keluarga, maupun konsultasi masalah yang dihadapi jemaat.

dan sebagai solo traveler, saya dianggap termasuk orang yang perlu dibantu mengenai informasi apapun tentang sumba dan budayanya yang unik dan misterius. bahkan dia ikut menemani ke kampung adat rende, sebagai warga lokal agar bisa berinteraksi dengan warga kampung adat yang masih memegah teguh keyakinannya: marapu.

dan akupun diundang makan malam ke rumahnya. dan seperti warga lainnya, dia menyambutku dengan memberikan sirih pinang.

menurut pria yang punya akun ibstagram @andhyhukapati ini, mulai malam itu, aku adalah anggota keluarganya. jika ada teman yang ke sumba, aku bisa ” mengklaim” aku juga punya keluarga di sumba, pendeta andhy hukapati.

budaya sumba sangat memuliakan tamunya. konon jika ada tamu, keluarga akan memotong babi untuk menjamu atau jika tamunya muslim mereka menyembelih ayam, tentu tamunya sendiri yang melakukan agar syari.

menurutnya, ia sebelumnya tak pernah bercita-cita menjadi pendeta, ia juga tak punya cita-cita. hidupnya mengalir saja.

dan tiba-tiba “panggilan” itu datang begitu saja. ia kini bertugas di gereja kristen sumba (gks) di wilayah payeti, sumba timur.

jumlah jemaatnya sekitar 8 ribuan, jumlah yang cukup besar.  ia sering memberikan pelayanan sampai ke pelosok yang warganya belum mempunyai alkitab, lesehan duduk di tanah dan banyak yang tak bisa berbahasa indonesia.

ia berencana untuk melakukan penggalangan alkitab atau dana untuk melengkapi peralatan ibadah di gereja dan juga pembangunan gereja yang perlu bantuan.

beberapa waktu lalu ia juga melakukan aksi sosial dengan pengumpulan baju bekas pakai untuk jemaatnya di wilayah-wilayah yang belum terdeteksi google maps.

hal yang mengharukan dirinya adalah ketika dipanggil untuk memberikan pelayanan di rumah karena jemaatnya yang sakit.

di gks payeti punya program unik yakni program event sepakbola antar umat beragama se-sumba. bulan oktober ini program ini sudah yang ke-26 kalinya.

menarik dan layak jadi program utama di indonesia kita.

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*