5 kuliner khas banyuwangi yang perlu dicoba sebelum mati

kuliner-cover

leluhur kita memang jenius. mereka mencipta aneka kuliner tanpa pernah memikirkan hak cipta. kuliner nusantara  dari pulau weh sampai  banyuwangi, semua menggugah selera .

banyuwangi, kota yang mendapat julukan the city of sun rise ini menyimpan resep masakan khas yang tak bakal ditemukan di tempat lain. kuliner kota ini mempunyai karakter asin dan pedas.

selama empat hari mengeksplorasi banyuwangi, minggu (8/5/2016) sampai rabu (12/5/2016) saya menemukan beberapa makanan khas banyuwangi yang harus dicoba jika berkunjung ke sana diantaranya:

1. sayur uyah asem

kuliner-uyahasem

ini adalah resep paling unik di dunia. namanya sayur uyah asem. sesuai namanya sayur ini memang terasa asam. asam yang unik, asam yang punya karakter. tidak seperti sayur asem yang kita kenal memakai pemasam buah asam. namun sayur uyah asem justru tidak memakai buah asam sama sekali.

rahasia rasa asam yang unik inin diperoleh dari campuran belimbing wuluh, buah ranti ( sejenis tomat, tapi buahnya lebih besar dan tidak bulat halus dan daun wadung. daun wadung adalah spesies endemik yang hanya tumbuh di rawa-rawa banyuwangi.

kuliner-wadung

(searah jarum jam:mdaun wadung, ranti, cabe, dan buah wadung yang telah kering)

sayur uyah asam ini di banyuwangi hanya ada di warung uyah asem bu erni. jadi saat berkunjung ke banyuwangi sempatkan mampir ke warung unik ini biar tidak seperti traveler lain yang mainstream. warung uyah asem alamatnya di jalan raya glagah, banyuwangi.

uniknya lagi, menu sayur uyah asem tidak tersedia setiap hari, bukan karena terjadwal atau suka-suka pemiliknya seperti di warung hipster pasar santa, namun karena memang daun wadung tidak bisa ditenukan setiap hari.

2. sego tempong

kuliner-nasitempongi

nasi ini sangat populer di semua kalangan warga banyuwangi. hampir semua warung nasi menyajikan nasi tempong. hal ini tampak dari poster yang mereka pasang di depan warungdi pinggir-pinggir jalan raya.

sekilas nasi tempong tak jauh berbeda dengan nasi campur: sepiring nasi putih dengan porsi besar ditambah dengan lauk yang “defaultnya” berupa sayur bayam rebus, bakwan jagung dan ikan asin jambal roti.

yang membedakan dengan nasi lain di dunia, nasi tempong diguyur sambal cabe rawit yang super pedas. porsi sambelnya banyak luar biasa sehingga orang-orang yang makan serasa ditempong. (ditempong artinya ditampol).

mungkin ini yang menginspirasi lahirnya sambel setan dan keripik mak icih?

3. sayur daun semanggi

kuliner-semanggi

semanggi adalah tumbuhan liar yang biasanya tumbuh di sawah-sawah. semanggi dibenci petani karena dianggap sangat mengganggu tanaman pagi yang sedang mereka tanam. tanaman sejenis rumput ini terdapat di banyak daerah, termasuk di jawa tengah.

namun yang paling kreatif tampaknya hanya orang banyuwangi. mereka memanfaatkan tanaman ini dengan mengolah menjadi makann atau lauk yang cukup lezat. semanggi biasanya dijadikan lalan, seperti timun, kool, kemangi, selada atau daun muda lainnya.

sebelum dijadikan lalapan, daun semanggi harus direbus dahulu, lalu ditiriskan.

4. pecel pitik

kuliner-pecelpitik

resep ini berasal dari suku osing yang tinggal di kemiren. menu ini tak kalah uniknya dengan menu-menu lain, baik rasanya maupun proses memasaknya. pecel pitik atau pecel ayam adalah hidangan istimewa bagi suku osing. karena itu untuk memasaknya perlu ritual khusus.

setelah ayam disembelih, proses memasak harus dilakukan sesuai adat suku osing, yakni tidak diperbolehkan memakai alat atau benda apapun yang tajam. pecel pitik disajikan dengan parutan kelapa yang telah dibumbui. daging ayam yang telah dibakar disuwir-suwir, di sembunyikan dalam parutan kelapa.

rasanya, sangat istimewa tentu saja.

5. oling kuah pedas

kuliner-olingi

oling, moa, sidat, unagi adalah sebutan untuk seekor belut raksasa yang bertelinga. panjang seekor belut dewasa bisa mencapai 120 cm dengan berat 8 kilogram. ini adalah salah satu kuliner ekstrem yang ada di banyuwangi.

salah satu resto yang menyajikan menu ini adalah pondok indah resto yang berlokasi di jalan lijen km 8,7 glagah banyuwangi. di tempat ini oling disajikan dalam dua macam, oling kuah pedas (seperti tampak dalam foto di atas) dan oling bakar.

oling kuah pedas, itu mirip mangut, berkuah santan dan pedas, bedanya olingnya tidak diasap. penasaran, mampirlah jika berwisata ke banyuwangi.

baca juga:

Share Button
3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*