mengeksplorasi kuliner bali, 3 hari tak pernah selesai

0-di-bandara

tak pernah ada waktu yang cukup untuk menjelajah bali . pulau dewa ini terlalu banyak hal indah untuk dinikmati. dan perjalanan ke pulau dewa kali ini adalah adalah jalan-jalan paling seru yang pernah saya lakukan, karena bersama para pejuang gizi yang berjumlah 30a-n orang.

jumat, 30 oktober 2015 jam 11 waktu setempat kami mendarat di bandara ngurah rai. cuaca panas, namun kami tetap cerita karena langsung disodori nasi campur bali yang kaya nutrisi karena ada ayam betutu dan sayuran lokal yang disebut gonda, mirip kangkung tapi tidak lembek.

0-ayambetutu

[betutu sebenarnya adalah lauk yang terbuat dari ayam atau bebek yang utuh yang berisi bumbu, kemudian dipanggang dalam api sekam.  salah satu produsen betutu yang terkenal adalah desa melinggih, kecamatam payangan kabupaten gianyar. ]

sesuai itinerary, tujuan pertama adalah bali pulina, agro wisata yang juga produsen kopi luwak bali. [pulina artinya kuno]. di bali pulina ini, kami melihat secara langsung proses pembuatan kopi luwak.

0-kopi-luwak

kopi luwak ternyata memiliki kadar asam lebih rendah dibanding kopi biasa. karena kopi-kopi tersebut telah mengalami proses fermentasi di dalam perut binatang mirip musang tersebut.  minum kopi sebaiknya tidak memakai gula, karena akan mengembalikan kadar asam yang telah rendah menjadi tinggi.

0-kelompok4

[ seperti yang diceritakan oleh salah satu tim dari bali pulina, di inggris secangkir kopi luwak harganya bisa sampai 50 juta]

di tempat ini, kami menikmati kopi sore ditemani dengan pisang rai dengan pemandangan yang sungguh memukau. selain mencicipi nikmatnya kopi luwak khas bali, kami juga mendapatkan suguhan pengetahuan.

0-kopi-luwak2

dari bali pulina yang berada di kawasan ubud, kami bergerak menuju ke desa adat penglipuran, desa unik yang mempunyai adat dan budaya yang berbeda dengan mayoritas orang bali.

warga di desa penglipuran ini adalah orang bali asli, bukan orang-orang berasal dari pulau jawa yang terdesak setelah kerajaan majapahit kalah. sehingga warga bali aga di sini mempunyai budaya yang berbeda. mereka tak mengenal kasta di sini.

0-panglipuran

jalan menuju ke desa adat ini cukup berbahaya karena harus menaiki bukit, menuruni lembah dan membelah hutan bambu yang pekat . bambu bagi warga panglipuran adalah sesuatu yang penting. mereka meyakini bahwa bambu adalah pelindung mereka. di kompleks perumahan warga, kendaraan bermotor dilarang, semua harus jalan kaki.

oleh salah satu warga, rombongan #JelajahGiziBali disambut dengan minuman segar yang disebut loloh atau jamu dalam bahasa jawa. minuman segar ini berasal dari daun cemceman yang berkhasiat untuk vitalitas para pria. rasanya unik, agak asin, manis tapi segar.

tanpa sadar, hari sudah sore saja. selanjutnya kami bersiap menuju ubud untuk makan malam di rumah paon [paon artinya dapur]

0-jelajah-gizi-bali-chefmoto

sebelum makan malam, seluruh peserta #jelajahgizibali mengikuti cooking class bersama chef moto yang didampingi oleh profesor ahmad sulaeman, seorag guru besar gizi dari ipb. di sela-sela chef moto mengajarkan bagaimana membuat sate lilit, lawar dan es kuwud, profesor menjelaskan kadar nutrisi dan gizi dari masing-masing bahan dasar menu malam itu.

0-jelajah-gizi-bali-coockingclass

masing-masing peserta langsung berpraktek. ternyata tidak mudah memasak, perlu skill khusus dan harus fokus.

setelah kenyang, pak arif mujahidin dari pt. sarihusada, penyelenggara event #jelajahgizibali bercerita bahwa maksud dan tujuan program ini yakni untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi seimbang, melalui sudut pandang bagaimana masyarakat lokal memenuhi kebutuhan gizi baik dari bahan-bahan yang digunakan maupun cara mengolahnya.

malam yang menyenangkan tentunya, setelah acara itu kami pun pulang dan menginap di sebuah hotel di ubud untuk istirahat dan mempersiapkan perjalanan besok pagi ke nusa lembongan.

kenusalembongan

pagi-pagi buta, kami berangkat ke dermaga di pantai benoa untuk menyeberang dengan kapal besar, bali hai. suasana riuh, begitu banyak orang, baik wisatawan lokal maupun asing yang ingin pergi ke pulau lembongan.

setelah melakukan perjalanan laut selama 3 jam-an, akhirnya sampai juga ke pulau yang pantainya begitu indah dengan pasir putih dan airnya yang sebening kristal.

lomba-di-nusa-lembobngan

di pulau ini, kekompakan grup diuji. selain bermain beberapa game, dan lomba memasak (lagi), rombongan #jelajahgizi mendatangi sebuah kampung yang warganya melakukan budi daya rumput laut yang kaya serat dan nutrisi untuk kesehatan.

budidaya-rumput-laut

menjelang sore, kami menikmati keindahan bawah laut. ada dua pilihan untuk melakukan aktivitas ini, yakni dengan snorkeling atau melalui kapal dengan tiket 58 us$ per jam nya. saya memilih yang kedua.  keelokan laut bali ternyata begitu memukau, kami menikmati birunya air laut, indahnya karang-karang dan ribuan jenis ikan yang berenang bebas. sebuah pengalaman yang mengesankan.

3 hari menjelajah bali yang menyenangkan dan mencerahkan bersama para pejuang gizi @Nutrisi_Bangsa  sarihusada. sampai bertemu di #JelajahGizi berikutnya.

logo-lomba-blog-nutrisi-bangsaJela

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*