tips berkunjung ke kampung baduy dalam

baduy9jika berkeinginan berkunjung ke baduy dalam di desa cibeo, lebak banten sebaiknya lakukan hal berikut:

1. sebelum ke sana, berkoordinasilah dengan salah satu orang baduy dalam atau baduy luar via handphone untuk meminta ijin memasuki wilayah baduy dalam. orang asing yang bertampang bule dilarang masuk ke wilayah ini. orang papua nugini boleh.

2. setelah sampai di kampung terakhir desa cijahae perjalanan dilakukan dengan jalan kaki. nah di sini orang-orang baduy dalam sudah menunggu kedatangan anda, untuk mengadu nasib menjadi porter. mintalah bantuan ke salah satu dari mereka untuk membawakan tas ransel anda meskipun isinya ringan. dan bayarlah sebanyak-banyaknya meski mereka tak pernah meminta berapa persisnya.

baduy8
3. stamina harus kuat karena melewati lembah dan ngarai yang berupa jalan setapak yang licin karena berlumpur, musim hujan pasti akan lebih berbahaya karena di beberapa tempat kemiringan tanjakan atau turunan bisa 45 derajat dengan sebelah kanan atau kiri jurang yang menganga.

4. menginap hanya bisa dilakukan di rumah penduduk. bisa jadi dalam perjalanan, sang porter akan menawarkan rumahnya untuk bermalam. artinya mereka menyewakan rumahnya, sehingga harus bertanya berapa per malamnya, atau kalau tidak ya bayarlah setara menginap di hotel bintang 3 seperti amaris.

baduy7

5. agar tak merugikan keluarga yang “menyewakan” rumahnya, bawalah bekal makanan sendiri dari rumah. biasanya berupa bahan-bahan mentah yang nantinya akan dimasakkan oleh tuan rumah, yakni: beras, ikan asin, naget, sarden, atau bahan kananan lain yang gampang memasaknya. bawalah dalam jumlah yang berlebihan.

selain bahan makanan untuk makan malam dan makan pagi, sebaiknya membawa juga oleh-oleh untuk tuan rumah. bisa apa saja, gula, kopi, kue-kue atau makanan lain yang bisa bertahan dalam jangka waktu lama.

6. patuhilah semua larangan adat yang telah dipraktekkan selama beraus-ratus tahun. misalnya sebagai pendatang tidak boleh melintas di halaman puun, kepala adat. tidak boleh buang air besar dan kecil sembarangan, ada tempat-tempat tertentu, tepatnya di sungai.

7. berbincanglah dengan bahasa hati, bukan dengan bahasa retorika, bahaslah tentang nilai-nilai bukan harga-harga. 🙂

6 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*