chaim fetter: kebersamaan itu membahagiakan

chaim-ok

bahagia saja tidak cukup, hidup harus lebih meaningful. begitulah chaim fetter, laki-laki yang meninggalkan tanah kelahirannya belanda dan lebih memilih tinggal di indonesia.

kecintaan indonesia itu kemungkinan karena kakeknya adalah seorang yang pernah bekerja di indonesia pada masa kekuasaan belanda di indonesia berakhir.

chaim yang sudah memulai coding (membuat aplikasi dengan bahasa pemrograman) sejakusia 13 tahun itu meninggalkan negeri kincir angin itu karena ia merasa sudah tidak tahu lagi apa yang dilakukan di belanda. semua sudah tersedia, semua teratur tak ada tantangan lagi.

“di indonesia, tantangan dan peluang masih begitu besar,” katanya.

akhirnya dia pergi ke lombok setelah menjual perusahaanya. melihat keelokan alam pulau lombok, chaim yang suka olah raga lari ini memutuskan tinggal di pulau itu.

di tempat barunya ini, ia melihat banyak anak jalanan dan anak-anak kurang mampu yang terlantar.  dan ia pun mendirikan yayasan peduli anak .

chaim-ok1

asrama seluas 1, 5 hektar ini saat ini dihuni oleh sekitar seratusan anak. visi panti yang berlokasi di desa langko ini ingin memberi kesempatan kepada setiap anak di dunia untuk hidup bahagia dan sehat, bebas dari kemiskinan, eksploitasi dan kekerasan.

untuk mewujudkan misinya ini, yayasan yang didirikan pada 2006 ini mempunyai kantor, tiga asrama, dapur pusat, sekolah sd, sekolah keterampilan dan arena bermain yang luas.

para penghuni yayasan adalah anak-anak yang oleh karena sesuatu hal tidak bisa tinggal bersama keluarga atau bahkan tidak punya sanak famili yang bisa mengurus mereka. bahkan, sebagian dari mereka malah mengalami penyiksaan atau dieksploitasi oleh keluarganya sendiri. bagi anak-anak yang masih punya keluarga yang bisa merawat tapi kurang mampu,  yayasan peduli anak bersama kementerian sosial membantu mereka lewat subsidi khusus atau beasiswa. saat ini ada sekitar 300 anak jalanan dan keluarga yang dirangkul program mereka.

pada mulanya, chaim menanggung semua operasional yayasan sendirian. namun, dengan semakin banyaknya anak-anak yang ditolong,  yayasan meminta juga dukungan dari sponsor pribadi atau perusahaan untuk menanggung seluruh biaya makan, sekolah, pembimbing anak, psikolog anak dan juga klinik yang ada di lingkungan yayasan. klinik ini untuk umum, warga sekitar boleh berobat ke klinik ini secara gratis.

chaim-ok2

kegiatan chaim selain mengurus yayasan ini adalah mengurus bisnisnya, yakni www.jualo.com, situs jual beli yang kini baru berumur hampir setahun. melalui bisnisnya ini ia menyisihkan penghasilan jualo.com untuk membiayai yayasan peduli anak.

selain tantangan finansial, problem lain yang muncul adalah ketika anak-anak sudah mulai remaja. sehingga di asrama, anak laki-laki dan perempuan tinggal di gedung yang terpisah. dan di yayasan ini diawasi oleh pengawas keamanan yang berjaga selama 24 jam penuh.

saat ini chaim tinggal di jakarta mengurus bisnisnya, namun setiap empat minggu sekali dia menengok “anak-anaknya”  yang ada di yayasan.

ia menyukai suasana kebersamaan dengan anak-anak yayasan. di sini ia bermain bola atau lari pagi bersama.

“melihat 80-an anak-anak istirahat dan minum soft drink bersama, itu bahagia sekali. mantap,” katanya.

tentang yayasan peduli anak ini, ia telah membuat film dengan judul little treasures of lombok. film dengan durasi 1, 10 menit ini bisa ditonton gratis di youtube .

chaim telah menyatu dengan indonesia,  kalau pulang ke belanda, ia merasa seperti turis. ketika di sana, ia menemui orang tuanya dan jalan-jalan ke tempat-tempat wisata yang biasanya dikunjungi para turis.

Share Button
8 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*