yasmine, cinta remaja yang tak menye-menye

yasminx

mengerjakan sesuatu kalau dilakukan dengan sungguh-sungguh, hasilnya pasti tak akan mengecewakan. film kolaborasi antara sineas indonesia dengan brunei darusalam yang berjudul yasmine ini contohnya.

film yang memakai bahasa brunei dengan subtitle bahasa indonesia ini ceritanya menarik. film yang disutradari siti kamaluddin ini mengangkat tema persoalan remaja, apalagi kalau bukan soal cinta. namun di film ini bukan saja bercerita tentang cinta yang menye-menye, namun juga menceritakan bagaimana mewujudkans sebuah ambisi.

tapi jangan skeptis dulu, meski film ini sangat memvotiasi, tapi film ini tidak terjebak mengkhutbahi. penulis scenario salman aristo sangat piawai menciptakan dialog-dialog yang segar dan tidak klise.

keseriusan dalam menggarap film yasmine tidak main-main. selain melibatkan salman aristo dari indonesia, film ini melibatkan orang-orang yang telah terbukti cemerlang di bidangnya. misalnya, chan man ching yang merupakan koreografer bintang kelas dunia macam  jackie chan. para aktornya pun melibatkan reza rahardiann dan agus kuncoro dari indonesia. yang patut dikasih applaus adalah roy sungkono, yang aktingnya memukai karena harus menjadi orang brunei yang memakai bahasa melayu.

alur cerita film yasmine selalu mengejutkan. cerita berawal ketika yasmine (yang diperankan dengan bagus oleh liyana yus) harus berpisah dengan geng-nya karena ayahnya sebagai pegawai renadah tidak punya uang untuk menyekolahkannya di sekolah pilihan yasmine.

dari sini perempuan ambisius itu tertarik ingin mengikuti lomba pencak silat. banyak halangan rintangan yang harus ia taklukkan untuk meraih ambisinya itu. namun tantangan itu datang bukan hanya dari ayahnya, namun juga dari para guru silat yang semuanya menolaknya.

dengan usaha yang tidak menyerah itu, akhirnya ia menemukan guru yang mengajari jurus andalan yang diyakini bisa mengalahkan semua lawannya. motivasi belajar silat itu akhirnya berubah setelah yasmine bertemu kembali dengan adi, calon pacar lamanya.

siti kamaluddin merangkai cerita itu dengan memikat. rangkaian cerita di film yasmine sangat utuh. semua penonton membawa pulang semangat yasmine yang gigih untuk mencapai yang terbaik. namun sekali lagi, film ini sangat jauh dari berkhutbah.

*bonus nonton: foto bareng sama sutradaranya, siti kamaluddin dan salah satu aktornya: roy sungkono

yasmine-aku

 

2 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*