ketika menulis makin jarang

BmgvmjACYAAUVyF

kalau blogwalking saat ini, banyak blog yang isinya posting berbayar saja, blogger-blogger yang sangat beruntung. karena beberapa hal, sebuah postingan yang ditulis dengan ogah-ogahan dan jelek pun akan dibayar 3,5 juta rupiah ketika sebuah brand menghendaki. ini tentu award yang cukup mahal untuk sebuah blogger yang belum punya haters.

tujuan awal menulis sekarang sudah berbelok arah (ini khusus untuk para blogger yang pernah mengalami era kejayaan blog). dulu tujuan menulis blog adalah untuk berteman ( baca: secara terselubung mencari pacar bagi yang single) sehingga tulisan-tulisannya lebih “berwarna” dan (mungkin) jujur. masih terasa belum lama ketika kita sering baca komentar blog “kunjungi balik ya”. 🙂

tak ada yang salah dengan semua itu. karena idealnya memang semua akan berujung kepada uang, entah akan berbentuk novel, skenario, puisi, buzzer atau agency  atau bahkan menjadi anggota dewan perwakilan rakyat.

lalu bagaimana caranya agar terus bisa menulis tanpa motivasi dan pretensi apa-apa, masih bisakah menulis karena ingin menulis? seperti burung yang berkicau karena ingin berkicau? (dari mana juga kita tahu burung itu hanya ingin berkicau, itu kan hanya dugaan manusia)

tidak bisa, menulis harus punya tujuan, apapun itu. karena dengan tujuan penulis bisa memetakan energi, pikiran dan time-linenya. dan untuk mencapai semua itu hanya dengan latihan setiap hari, tak ada cara instan untuk menjadi penulis yang tulisannya memukau.

seorang penulis beneran, tiap hari akan menulis, seperti sudah menjadi pekerjaan. seperti pak polisi yang terus mengatur lalu lintas (dan kadang nyari-nyari kesalahan pengendara yang katanya buat setoran) meskipun di rumah baru saja bertengkar dengan isteri atau baru saja menjadi ayah baru atau malah pusing karena harus kirim uang ke kampung karena orang tuanya sakit.

menulis apapun, berbayar atau tidak itu lebih bagus daripada tidak menulis sama sekali. lalu siapa yang akan baca? kalau menulis di blog, minimal google search.

 

3 Comments

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*