waspadai kehilangan identitas di socmed

komunitas @kopdarbudaya mengakhiri tahun 2012 ini dengan mengadakan refleksi di galeri nasional jakarta. ada orasi kebudayaan okky madasari yang judulnya generasi yang berpihak. berpihak kepada siapa, pada akal sehat.

saat ini menurutnya, “Dominasi ide dan opini melalui media massa dan media sosial kerap menulikan hati kita, hingga tak bisa lagi mendengar suara akal sehat kita sendiri. Ide berjaya hanya karena diikuti oleh banyak orang, dan kerap kita hanya membeo, menjadi bagian dari pusaran massa yang kehilangan otentisitas”

44ff63b4a0e52530c41099184b302329_0

refleksi akhir tahun kopdarbudaya, jumat 20 12 2012 ini ini menghadirkan pesta rakyat, ada simoay bandung, sate padang, baso malang, tahu gejrot cirebon, nasi goreng jakarta, kacang rebus, gorengan dan beer, meriah

fcebe7705c5be90803020be4c11e078e_2

mekitron yang penyair ini mengendalikan acara refleksi akhir tahun kopdarbudaya, pernah menjadi pembicara di kopdar budaya dengan tema ironi, aktif di komunitas puisi bunga matahari.

30e7d0a0e354530658558c635c489a17_1

adhitia sofyan, musisi kelas internasional ini mengawali acara refleksi akhir tahun kopdarbudaya dengan dua lagunya tentang hujan, ini menyesuaikan dengan keadaan malam itu yang sempat gerimis. adhitia sofyan yang mengaku tak pernah merasa kesibukan ini membawakan dua lagu, bukan di panggung tapi di teras cafenya galnas karena kabelnya pendek. sound system ini tidak layak rekomendasi karena beberapa kali error

bae5600928537a5b89e0357111a730ed_5

@mumualoha, sebagai founder kopdarbudaya memberikan kata sambutan. sebenarnya dia benci dengan istilah itu, lalu ia meralatnya dengan memberikan pengantar, sangat pendek. seperti pengakuannya, ia malas mendengar kata sambutan pada acara-acara. ia menyampaikan sedikit cerita, kenapa memilih acara refleksi akhir tahun di galeri nasional karena di sinilah pertama kali ide kopdarbudaya muncul pertama kali.

kenapa kopdarbudaya memberikan refleksi akhir tahun, emang siapa kopdarbudaya? menurutnya ia sengaja ingin mengembangkan “tradisi baru” bahwa siapapun bisa memberikan refleksi akhir tahun tentang sesuatu. tidak seperti sekarang ini yang didominasi oleh para budayawan adiluhung

76e62341e2e3ae46431e535b45a4ea39_4

performance galuh @di_larashati, memukau dengan tariannya yang tanpa judul itu. perempuan ini datang dari bandung khusus untuk merayakan refleksi akhir tahun kopdarbudaya

4445de886c2779fec765e4ccea454dca_3

inti acara refleksi akhir tahun kopdarbudaya adalah orasi kebudayaan okky madasari, generasi yang berpihak. novelis yang tahun ini memenangi khatulistiwa literary award dengan novel maryamnya ini “merespon” fenomena apa yang telah terjadi selama setahun.

“Kebebasan dan kesadaran individu masih jadi barang mahal. Dominasi kelompok tertentu, kungkungan nilai tradisi dan agama, serta ilusi nasionalisme, mengikat kaki-kaki kita. Kita belum benar-benar lepas dari keterbatasan. Sementara kreativitas dan karya-karya besar hanya bisa lahir dari kesadaran individu dan kebebasan dalam berpikir.”

lengkapnya silakan baca di web kopdabudaya.com

fdc83c602f09aa94f6d9e5271afd490d_a-khl6sciaeaedc-large

@tunggalp aktivis beneran ini malam refleksi akhir tahun melakukan stand up comedy atau tragedy dengan mengisahkan persoalan pribadinya yang menikah dengan laki-laki yang beda agama. juga kasus ucapan selamat natal yang haram dan tentu saja kasus aceng yang menceraikan isteri barunya yang berusia 8 tahun via sms dengan alasan tidak perawan

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*