balidiso, project @telkomindonesia untuk pariwisata bali yang terintegrasi

8151fabcbcd606fc7024b1a96fa3b501_balidiso-2

pergilah ke bali sebelum mati, kata-kata bule kepada salah satu temannya itu menunjukkan bahwa bali memang sangat indah, tidak saja budayanya namun juga alam. konon tuhan menciptakan pulau itu ketika tersenyum, sehingga di setiap tempat di bali menyimpan keindahannya sendiri.

beberapa tempat di bali yang yang poluler dikunjungi para turis lokal maupun asing diantaranya di seputaran ubud, tanah lot, pantai kuta dengan pasir putignya, uluwatu dengan debur ombaknya yang bergelora, kampung celuk yang terkenal dengan kerajinan emas dan peraknya, bedugul dengan pura nya yang dibangun abad 16 di pinggir danau bratan di puncak gunung.

adat-istiadat di pulau dewata tersebut juga tak kalah memukaunya. rabu (19/12/2012) ketika kami bertiga menginjakkan kaki di bandara ngurah rai, aroma dupa yang khas menguar ke segala penjuru arah mata angin. hari itu kami diundang pada soft launching bali digital society atau disingkat balidiso.

kami dijemput oleh bapak kadek atau made untuk menuju hotel. pak kadek atau made siang itu memakai udeng, ikat kepala khas orang bali. di dalam dasbord mobil, terdapat sebuah canang, sebuah tempat persembahan yang berisi bermacam-macam bunga.

orang-orang bali sangat menjaga tradisi leluhurnya. karena itu, dengan alamnya yang elok dan budayanya yang unik, tak heran apabila bali menjadi tempat pariwisata yang paling banyak dikunjungi oleh turis asing maupun lokal. menurut catatan, pada 2011 bali dikunjungi oleh sekitar 130 juta turis dengan besar transaksi rp 236 triliun.

itulah salah satu alasan kenapa telkom indonesia menjadikan bali sebagai pilot project untuk program balidiso, bali digital society. menurut pak joddy hernady, ketua balidiso alasan lainnya adalah, bali sudah populer di dunia. tentu saja,

apasih balidiso? balidiso adalah suatu inisiatif telkom untuk menyediakan layanan dan solusi maju di bali guna memenuhi
kebutuhan gaya hidup modern dengan dukungan infrastruktur ict yang modern, kata pak joddy di soft launching balidiso yang bertempat di discovery kartika plasa hotel, kuta bali.

ia menambahkan, tujuan dari project ini adalah untuk menjadikan bali sebagai smart cultural island. jika projek ini berhasil, maka kota-kota lain segera menyusul.

malam itu acara soft launching #balidiso ini dihadiri oleh para petinggi pt telkom indonesia dan juga wakil gubernur bali, wartawan juga para onliner. di sini saya bertemu dengan teman lama, seorang volunter akademi berbagi.

bagaimana pendekatan telkom indonesia dalam mewujudkan masyarakat digital di pulau dengan seribu pura ini? masih menurut pak joddy, balidiso ini akan membuat seluruh pelaku pariwisata bali terhubung, satu sama lain yang dihubungkan dengan infrastruktur yang canggih sehingga nanti semuanya akan serba digitalkan.

telkom indonesia akan melakukan pendekata dengan cara-cara diantaranya dengan menyediakan akses broadband up to 100mbps baik untuk wireline akses maupun wireless akses , penyediaan solusi & layanan berbasis mul3media , tidak hanya memberikan solusi & layanan untuk human&customer namun juga melayani machine customer untuk automation,& monitoring dll. selain itu telkom indonesia juga akan melakukan ekspansi layanan dari communication menjadi information & communication dengan mendeliver layanan multimedia berbasis teknologi telco 2.0

sfoft launch #balidiso diresmikan oleh direksi @telkomindonesia & pemda bali dng membunyikan okokan alat musik khas bali yg bermakna kemakmuran. para pengunjung yang hadir setelah makan malam, dihibur dengan tari modern bali dan tari kecak yang menampilkan puluhan orang laki-laki yang bertelanjang dada.

yang paling heboh tentu saja ketika bagi-bagi doorprize. ada 7 gadget yang dibagikan ke peserta soft launching #balidiso. sayang nasibku tak seberuntung rekan yang lain. namun tidak mengapa, menjadi salah satu saksi sejarah launching #balidiso ini tentu lebih berkesan.

d0bc67ba92f838d79708e3c18f800035_balidiso-1

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*