5 Buku Terbaik buat di Perjalanan

perjalanan itu sesuatu yang kontemplatif, apalagi ketika ke suatu tempat yang belum pernah kita kenal alam dan budayanya. sering sekali saya terbengong-bengong menyaksikan sebuah tempat yang indah maupun yang super buruk. “ada ya tempat seperti ini?” begitu kira-kira pertanyaan yang muncul,namun tak pernah disuarakan.

yang terjadi kemudian adalah memikirkan apa yang baru saja dilihat. dua ribu empat belas pertanyaan berseliweran di kepala berebut ingin keluar. kenapa bisa begitu, apa penyebabnya terus terus dan terus. sehingga semuanya itu menyebabkan saya keasyikan sendiri dalam diam. mungkin ini salah satu kenapa saya lebih memilih berjalan-jalan sendirian.

namun saya selalu bekal buku, untuk berjaga-jaga ketika mati gaya, meskipun sangat jarang. biasanya buku-buku yang aku bawa ketika dalam perjalanan adalah buku-buku yang ringan, agak mengibur dan cukup memberi “masukan” atau pencerahan, namun bukan fiksi.

beberapa buku pilihan yang memilihku untuk menjadi pembacanya itu diantaranya:

1. be happy ~ sri dhammananda

buku terbitan ehipassiko sangat inspiratif. telah diterjemahkan kedalam 15 bahasa. isinya seperti judulnya tentang mengatasi rasa takut dan cemas dari akarnya dan berbahagia dalam segala situasi. mungkin buku ini cocok untuk orang-orang kota yang konon suka depresi. melakukan perjalanan dengan sekali-sekali diselingi membaca buku ini, bisa membantu untuk lebih memahami apa sebenarnya hidup ini * duh seriusnya

2. tafsir kebahagiaan ~jalaludin rakhmat
agak mirip dengan be happy, namun dalam bahasan versi islam. pada intinya agak mirip bagaimana menemukan kebahagiaan yang real. (aku sebenarnya agak ragu apakah kalimat yang baru saja aku tulis itu benar atau tidak). pada dasarnya kita semua sudah mengetahui tips-tips bagaimana menemukan kebahagiaan. buku ini mungkin fungsinya sebagai pengingat saja.

3. burung berkicau ~ Anthony de Mello, SJ
saya sangat suka membaca cerita-cerita singkat dari rohaniwan Jesuit itu. ada yang bilang buku ini karya masterpiece. dan saya sangat setuju, karena meski dibaca berulang kali tidak pernah membosankan. memang ada cerita-cerita yang langsung kita tangkap maknanya. namun beberapa cerita juga membuat saya tidak paham. namun aku yakin suatu saat saya akan bisa memahami apa yang dimaksud oleh anthony.

4. the monk who sold his ferrari ~ robin sharma
bukuini tentang pencarian menemukan tujuan. robin sharma menyampaikannya dengan indah. robin sharma menjabarkan delapan langkah (kalau tidak salah) bagaimana cara menemukan kebahagiaan yang kita tuju itu. buku ini sangat melenakan ketika di baca. di buku itu robin menceritakan keadaan hutan dengan danau-danaunya juga kehidupan yang begitu damai. ada kampung surga sivana di sana.

5. di bawah pohon jambu air ~ thich nhat hanh

menurut buku ini, kemarahan tak bisa lepas dari kebahagiaan. kedua kondisi itu saling mewujudkan (interbeing, hal 65). kemarahan yang buruk/jelek ibaratnya seperti sampah. kebahagiaan yang menyenangkan itu mirip bunga mawar. tak akan pernah ada bunga mawar yang indah tanpa keberadaan sampah yang busuk.

sampah dan bunga mawar ada dalam tubuh kita. kita harus menyadari sepenuhnya. untuk itu kita harus tahu bagaimana mengelola sampah dengan baik sehingga menjadi bunga mawar yang indah. tidak sulit sebenarnya.

bagaimana, cukup menarik? buku favoritmu apa saja yang bagus buat teman perjalanan?

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*