kenapa indomi rebus di warung lebih sedap daripada di rumah?

tengah malam, bagi yang tak terbiasa begadang pasti merupakan siksaan berat. selain kelopak mata nyaris lengket, perut sudah meraung-raung minta diisi lagi. mau ke luar rumah malas, ide paling jenial pastinya adalah masak mie instant.

terpujilah si Mamofuku Ando, orang Jepang kelahiran Chiayi, Taiwan itulah yang sangat berjasa menemukan mie instant. tujuannya membuat mie instant adalah sebagai bahan makanan ketika berada dalam keadaan darurat. namun orang-orang memaknainya juga secara jenial. kehidupan dunia dianggapnya keadaan darurat, sehingga mereka merasa cocok untuk tiap hari makan indomie.

namun ada satu pertanyaan paling misterius dari @kopiholico soal indomie ini. “Kenapa indomi di warung lebih enak dari bikinan sendiri?”, tanyanya via twitter. bahasan ini rupanya menarik. tidak hanya lidah dia sendiri yang merasakan pengalaman itu.

beberapa menit, muncul teori-teori baru yang berusaha memecahkan rahasia yang disebutnya sepanjang masa itu, tentu menurut versinya sendiri-sendiri. dari ?@NitaSellya yang menduga wadah masaknya yang gak dicuci-cuci sepanjang jualan. dugaan sepihak ini langsung terbantahkan. tukang indomie selalu rajin membersihkan pancinya.

menurut @Ayah_Air tukang indomie di warung memasaknya memakai kompor minyak dan taburan bawang gorengnya. benarkah? tidak! menurut @kopiholico yang stand by di warung indomie, mas-nya sudah sangat modern, ia memasak indomie memakai tabung gas juga.

sementara @budisangbasiyo mengatakan, di warung indomie kita bisa ngutang. mungkin benar juga, tapi hanya sedikit yang melakukan, bahkan aku duga apa yang ia pakai buat alasan itu adalah pengalamannya sendiri 🙂

jadi apa rahasia indomi di warung lebih enak daripada bikinan sendiri belum terjawab. hanya saja @NitaSellya menambahkan bahwa yang paling mempengaruhi keenakan sebuah indomi adalah masnya. maksudnya laki-laki tukang indomienya yang kebanyakan dari kuningan atau tasikmalaya itu.

aku sendiri menduga, perbedaan indomi rebusdi warung dengan indomi bikinan sendiri adalah telornya yang tidak pecah. aneh, setiap aku masak indomi telornya selalu pecah dan nempel di dasar panci. sehingga tekstur telor menjadi berantakan.

yang agak masuk akal adalah dugaan @kopiholico, “disaat kita kepepet makan di warung berarti lg kere & kelaparan sangat. Makanya enaak…”. bagaimana, kalian juga merasa indomi rebus di warung juga lebih sedap dari bikinan sendiri? kalau iya apa alasannya? 🙂

image diambil dari: http://nasionalisrakyatmerdeka.wordpress.com/2010/10/13/indomie-rebus-2/

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*