#LifeIsGood: #BahagiaItuSederhana?

tagar #lifeisgood dan #bahagiaitusederhana sampai sekarang masih berkeliaran di garis waktu setiap saat. nyaris semua tweeps memperoleh kebahagiaan dengan cara yang sangat mudah, hanya dengan menuliskannya di twitter.

sejak berabad-abad para filsuf merumuskan apa itu kebahagiaan. dan sampai sekarang pun definisi kebahagiaan tak pernah menemukan kata sepakat. benarkah di era digital sekarang ini orang lebih mudah memperoleh kebahagiaan?

@kopdarbudaya volume 9 jumat 27 jan membahas kedua tagar yang tampaknya memang bagus dan sederhana. pembicara utamanya adalah @wareney, founder #lifeisgood.

menurutnya, kehidupanya sekarang ini cukup baik, bekerja di bidang yang diingininya, bisa bersosialisasi dengan banyak teman meski kadang juga harus bekerja sampai larut malam. meski begitu ia tetap mentwit dengan #lifeisgood

jadi apakah tagar-tagar tersebut adalah penegasan bahwa mereka sebenarnya tidak (kurang) bahagia? apakah hal itu sebagai bentuk penghiburan diri? apakah mereka memang benar-benar bahagia?

makna dari sebuah twit tergantung dari seberapa kedekatan kita dengan dia, orang yang ngetwit. secara personal saya saya tidak mempercayai twit-twit bahagia itu ketika saya tidak mengenal secara personal.

ini berbeda ketika kita punya hubungan personal dan emosional dengan yang ngetwit. sehingga ketika dia bahagia dan mengekspresikan di timeline saya mempercayainya dan efeknya saya juga bisa merasakan kebahagiaan itu. bahagia itu menular, ketika kita punya hubungan emosional dan personal dengan orang yang berbahagia tersebut.

dari cerita-cerita para peserta muncul fakta-fakta menarik tentang kebahagiaan. dan satu sama lain tidak mengerucut pada sebuah kesimpulan, namun kadang malah bertolak belakang. kebahagiaan sangat absurd dan tidak real.

di barat orang bahagia ketika memperoleh, ketika memenangkan. sementara di timur kebahagiaan diperoleh ketika melepas. jadi apa kebahagiaan menurutmu?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*