“apa yang kita benci, akhirnya justru yang paling menarik” ~ @karelanderson

namanya karel anderson. ia secara terbuka mengakui, namanya tak secakep wajahnya. mungkin banyak yang setuju dengan pernyataanya itu. meski begitu, banyak juga kelebihan yang ia miliki. laki-laki yang suka rica-rica ini kesehariannya bekerja sebagai community development officer. menurutnya jabatan ini cukup keren untuk dipamerkan ke calon mertua.

bicaranya lugas, terbuka dan suka melucu. tidak hanya dikalangan teman-teman akrabnya, namun juga ketika ia sedang berbicara di depan massa. oh ya sebagai orang yang bertanggung jawab terhadap suatu komunitas, ia sering sekali harus memberi pencerahan kepada para onliner pemula. terutama kepada adik-adik smu maupun mahasiswa yang mau belajar tentang social media dan yang terkait dengan internet lainnya.

tentang pekerjaanya ia sedikit curhat, yang paling menarik bin ajaib adalah bagaimana gw bisa mempelajari dan menjaga hubungan emosional dengan temen-temen dari komunitas yang bener-bener bhineka tunggal ika itu. ada yang senengnya nuntut mulu, ada yang senengnya ribut mulu, ada juga yang lempeng-lempeng aja.

karena pekerjaanya itu juga, ia punya kesempatan bertemu dengan para seleb dan public figure lainnya. momen penting itu ia abadikan khusus di blognya “karel dan bintang“. tak heran ketika teman-teman lamanya mengakses halaman itu, ia dianggap karirnya telah sukses besar.

sekali-sekali ia ngemsi jika ada tawaran. kegiatan ini sebenarnya sudah ia lakukan jauh sebelum ia hijrah dari tempat asalnya, madiun. ia yang mengaku menyukai semua film kecuali film bokep ini punya pengalaman menarik seputar kegiatan sambilannya itu.

waktu itu tahun 1998. untuk pertama kalinya ia memperoleh job ngemsi di sebuah acara festival band. jam sepuluh pagi ia sudah mulai cuap-cuap di panggung. dugaan dia meleset, acara baru berakhir pukul 12 malam. namun ia tak bisa berbuat-apa karena telah menandatangani kontrak senilai 25 ribu.

esoknya kesuksesan job pertamanya itu ia rayakan dengan teman-teman sma-nya. mereka beramai-ramai makan siang di pecel madiun. kemalangannya belum berakhir, ia harus mengeluarkan uang untuk nombok makan tiga ribu, karena mereka makan habis 28 ribu.

banyak memang yang menyarankan ia mengikuti stand up comedy yang lagi tren ini. namun sampai sekarang belum ia lakukan.

selebihnya ia rajin menulis catatan ngawur-nya di karelanderson.blogdetik.com. aku menduga tagline itu sama sekali tak terinspirasi dari catatan pinggirnya gunawan mohamad yang melegenda itu. karena ia memang tidak suka membaca. satu-satunya buku yang ia beli berjudul wow tulisan adrie subono.

laki-laki yang suka memakai cardigan ini mempunyai cita-cita yang sangat sederhana, ngga nggak muluk-muluk katanya. aku mau mau nyenengin diri sendiri, setelah itu orang tua, setelah itu mertua (tp blm punya). percuma juga gw jadi astronot, dokter, sampe presiden sekalipun tapi nggak nyenengin diri sendiri, orang tua, mertua, dan nggak buat bangga keturunanku nantinya 🙂

meski tampak suka becanda dan slengekan, ia sebenarnya cukup serius juga. ia sangat perhatian kepada orang-orang di sekitarnya. ia detail mengamati tingkah laku keseharian mereka. menurutnya, ia bisa memperoleh pelajaran baru dari beragam permasalahan yang dihadapi teman-temannya.

misalnya mengenai keluhan pekerjaan, curhat tentang kisah cinta dan lainnya. semua ini menginspirasinya untuk menuliskannya di blog.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*