ita Sembiring rilis novel ke-13: 2 impal

di dunia kepenulisan fiksi nama ita sembiring sudah populer. sampai sekarang telah 13 buku ia terbitkan. yang terbaru judulnya 2 impal. novel yang bercerita cinta keluarga itu sudah bisa dibeli di toko-toko buku di seluruh indonesia.

perempuan penulis ini bukan saja hebat dalam menulis namun juga sukses dalam karir lainnya. saat ini ita sembiring kesibukan hariannya adalah sebagai public relation manager di sebuah multi nasional company, dosen fakultas ilmu komunikasi di untar dan ibu rumah tangga yang mengurus sendiri semua keperluan kedua anaknya.

lalu bagaimana ia bisa mengatur waktu agar bisa terus menulis? begini ia menjelaskan via email, “mengatur waktunya mengikuti waktu yang sudah ditentukan Tuhan saja, bangun pagi banget itu wajib, paling telat jam 5 subuh. langsung memasak untuk bekal makan siang anak di sekolah, sambil putar mesin cuci, lalu sport sedikit, sarapan roti, cuci piring, nyapu.

ia menyukai pagi, sampai di kantor sebelum jam 8. sehingga ia selalu mengusahakan untuk datang pagi, kecuali ada keperluan lain. ia menikmati kesibukan hariannya itu. ia mengaku, sangat menikmati setiap jengkal pertumbuhan kedua anaknya yang sekarang usianya 7 dan 4 tahun.

namun karena sukaanya bercerita, ia tetap bisa menulis di sela-sela waktu sibuknya. bahkan ia bisa menulis ketika sedang menyusui bayinya. “menulis itu kenikmatan. dan sesuatu yang nikmat pasti kita suka. ia ingin menyampaikan banyak pesan secara global.

“namun kalau ngomong kan nunggu ada yang undang dulu jadi pembicara baru ada yang dengar. kalau lewat tulisan kan, bisa menulis saja tanpa perlu tunggu-tunggu undangan”, tulisnya sambil diakhri emoticon senyum.

kenikmatan yang ia peroleh dalam menulis adalah ketika ia meyakinkan diri bahwa tulisannya akan dibaca banyak orang. menurutnya, yang paling berkesan dari setiap tulisan yang ia buat adalah, ketika mendapat kiriman nomor contoh dari buku yang baru terbit, sama seperti melahirkan bayi baru namun tidak sakit.

perempuan yang suka menari ini sangat mensyukuri lahir sebagai orang yang ‘gampang’. gampang tidur, gampang makan, gampang berteman termasuk gampang menulis. ia tak perlu menunggu mood datang atau harus menciptakan suasana baru bisa menulis cerita.

sehingga ia merasa tak ada kendala dalam menulis. justru sebaliknya. ia merasa sedih andai tidak bisa menulis, atau terlalu sibuk dan tidak punya waktu menulis. ia berusaha mencuri-curi waktu untuk menulis. “menulis itu selalu bikin aku semangat. kalau lagi bete, atau merasa jenuh sama kerjaan rutin, atau kelelahan mengasuh anak yang lagi hot-hotnya itu, aku pasti mencoba menulis sejam dua jam, selesai atau tidak akan pernah selesaipun aku tidak perduli, tapi yang penting menulis saja dulu. dan itu biasanya mengobati segala ke bete an, kejenuhan”.

meski telah berhasil menulis 13 novel, perempuan penyuka sport ini mengaku malas tidak punya keinginan yang tinggi-tinggi. apapun yang sudah yang ada, sudah tercapai semua. namun kalau tuhan masih berkenan ia ingin mendirikan sekolah praktis. sekolah yang bisa bikin orang berguna, bukan pintar.

menurut perempuan yang selalu menuliskan nama depannya dengan huruf kecil ini, semua tulisan sesederhana apapun punya daya tarik. namun yang paling menarik menurutnya adalah tulisan yang mudah dicerna dan sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari.

beberapa waktu lalu, ia sempat membagi ilmunya tentang menulis novel di akademi berbagi. akademi berbagi adalah gerakan social media yang menyediakan kelas-kelas gratis yang diajar oleh para praktisi yang kompeten di bidangnya.

begini ia punya alasan, “aku ini sering terdampar di tempat yang sama sekali tidak aku duga. aku sering memperoleh kebaikan dari banyak orang dimanapun itu. 90% dalam hidupku in adalah ‘pengasihan’. jadi kalau akupun mendapatkannya dengan mudah dan cuma-cuma dari orang lain, kenapa aku harus enggan berbagi? sudah sewajarnya aku membagikan lagi semua keindahan dan kebaikan yang aku dapat.

asyik kan? perempuan yang masa bocahnya suka menghabiskan waktu di kampung gurukinayan di kaki gunung sinabung ini akan terus menulis. karena tugas penulis adalah menulis apa yang ingin dia tulis, tugas orang lain yang menilai bagus atau tidak. ingin lebih akrab dengannya, follow akun twitternya : @theitasembiring.

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*