waspadai click activism

sosial media makin punya peran dalam menciptakan perubahan. saat ini ada sebanyak 35 juta pengguna facebook dan 6,2 juta pengguna twitter di Indonesia. ddengan user sebanyak itu peran social media sangat penting. seperti yang terjadi beberapa bulan lalu, peran social media telah terbukti sangat indah dalam gerakan-gerakan social.

beberapa contoh konkretnya adalah koin prita. karena peran social media yang jangkauannya luas dan cepat, aksi pengumpulan uang receh itu sanggup menggerakkan semua orang untuk berpartisipasi. selain itu juga kasus sejuta dukungan di facebook untuk bibit chandra tentang kasus kpk.

contoh lain apa yang dilakukan oleh harry van gogja, seorang penarik becak yang mencari pelanggan dengan memanfaatkan jejaring social. Melalui facebook dan twitternya, ia berkenalan dan berinteraksi dengan para bule yang datang ke jogjakarta. terbukti dengan memanfaatkan social media mampu membuatnya survive sebagai single parent dengan 3 anak. bahkan ia menceritakan kisahnya itu dalam sebuah buku the becak ways.

begitulah yang mengemuka dalam rilis film linimas(s)a di kuliah umum akademi berbagi dan internet sehat yang berlangsung Kamis (12/05). Tema kuliah umum yang dihadiri sekitar 250 orang itu topiknya adalah social media sebagai pemicu perubahan di Indoneisia. Bertempat di Geothe Institut hadir pembicara dari university of manchester, yanuar nugroho.

dalam presentasinya ia mengisahkan apa yang dilakukan oleh jalin merapi ketika terjadi bencana gunung merapi meletus. ceritanya waktu itu disalah satu daerah wedi, klaten kekurangan nasi bungkus. salah satu relawan ngetwit yang intinya begini, “dibutuhkan 6000 nasi bungkus malam ini juga.

dalam waktu 30 menit, pasokan nasi bungkus itu sudah terpenuhi. para penyumbang tidak hanya orang-orang disekitar Klaten, namun juga datang dari jakarta dan kota-kota lain. termasuk datang dari Kanada. gerakan-gerakan social itu sukses karena ada orang-orang yang “real” yang terjun ke lapangan. Jika tidak, pasti gagal.

ia mengingatkan untuk mewaspadai click activism, hanya dengan mengklik atau me”like” sudah merasa turut berperan dalam perubahan ke arah yang lebih baik. social media penting untuk menyebarkan informasi. namun harus tetap ada agen-agen yang berperan langsung di lapangan untuk mewujudkan perubahan.

acara kuliah umum ini berakhir pukul 22:00. pada kesempata ini juga, Yanuar merilis hasil riset Universitas of Manchester dan HIVOS asia tenggara tentang Citizens in @ction.

Share Button

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*