search engine lahirkan pengrajin tulisan

menulis buku sekarang makin mudah saja. karena semua bahan-bahan sudah tersedia di internet. para penulis sekarang tinggal mengetik satu kata, maka search engine akan menyerahkan sebanyak-banyaknya data. tidak hanya data berupa teks namun juga gambar, audio dan video. tinggal pinter-pinter kita merangkai dan menulis ulang saja.

di deretan rak-rak sebuah toko buku membuktikan hal itu. buku-buku dengan tema-tema rangkuman seputar hal-hal aneh, tempat-tempat paling angker sedunia misalnya berserak. juga tentang biografi tokoh yang menyajikan data-data standar yang bisa dibaca bebas di internet.

para penulis melakukan riset ditempat duduk. mereka memulung data, menyeleksi dan merangkaikannya belaka. lalu jadilah buku-buku dengan nama-nama penulisnya yang “palsu”. dari cerita teman, ada penerbit yang meminta menulis tentang topik tertentu. namun teman itu menolaknya karena ia merasa apa yang dikerjakannya bukanlah pekerjaan sebagai penulis, tapi perajin tulisan.

ada yang bilang setiap tulisan akan menemukan pembacanya. konon memang pangsa pasar untuk buku-buku tersebut cukup besar. tapi siapa sebenarnya para pembaca buku itu? apakah mereka bukan pengguna internet? atau pembaca yang belum terbiasa memakai internet sebagai sumber informasi utama?

aku duga sampai sekarang mayoritas orang masih menikmati romantisme masa bocah, ketika asyik membuka lembaran-lembaran atau membaui aroma kertas yang khas ketika mereka membaca. sehingga meski cara membaca sekarang sudah beda, nostalgia itu tetap saja menarik untuk diulang.

dan peluang ini rupanya dimanfaatkan para penulis tersebur. menggiurkan memang, dengan usaha yang cukup minimal bisa menghasilkan uang yang besar. namun sebagai penulis apa hal itu sebagai kemajuan atau kemunduran?

buku-buku instant tersebut juga tanpa segan mengkopas image-image sebagai ilustrasi maupun sebagai subjek utama. memang mereka sudah menerakan url atau alamat webnya. bagaimana dengan hak ciptanya, karena hal ini untuk kepentingan komersial?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*