mengundang resepsi pernikahan via online

minggu lalu seorang teman mengundang resepsi pernikahannya via facebook. teknologi memang memudahkan segalanya. hanya tinggal klak-klik sang calon mempelai membuat undangan tanpa mengeluarkan uang sama sekali. dibanding undangan konvensional, undangan online ini punya keunggulan lebih. karena penerima undangan bisa langsung merespon.

mempelai ini pastinya seorang native digital. mereka memahami karakter media yang ia pakai. dengan mengundang online, mereka memangkas alur pembuatan undangan konvensional. mereka tak perlu memusingkan desain, karena sudah ada template gratis. mereka tak lagi me-list nama-nama yang akan di undang. apalagi mengcros-chek spelling nama yang benar atau bahkan gelar dan jabatannya.

mereka juga tak perlu menyewa jasa pengiriman, pos atau kurir. jelas ini sangat memangkas bajet. kecenderungan ini dijadikan peluang bisnis untuk mereka yang kreatif. dari googling, beberapa situs telah menyediakan kebutuhan ini. ada beberapa situs yang gratis.

bagi para pebisnis undangan konvensioanl, entah sampai sekarang efeknya sudah signifikan atau belum.

namun selain jangkauan penyebarannya yang nyaris tanpa batas, mengundang secara online itu juga mempunyai beberapa kekurangan. sentuhan personalnya tidak ada. si penerima tak mempunyai kesempatan mengamati dan merasakan sensasi keekslusivan atau kemewahan undangan. penerima juga tak mengalami sensai bau-bauan ketika amplop di buka. apalagi nama-nama orang tua kedua mempelai juga tak ada, dan pasti mereka tak bisa menerima

bagaimana kira-kira tingkat kedatangan para calon tamu?

dengan undangan online, teman-teman yang diundang akan lebih mudah memberikan respon yang lebih cepat. mereka dengan tegas langsung mengiyakan, menolak atau masih ragu-ragu. biasanya di online, beberapa orang mengambil keputusan atau melakukkan sesuatu tanpa berpikir panjang. karena pada saat yang sama, terlalu banyak “godaan” halaman-halaman lain yg informasinya lebih “hot”.

selain itu mudah, tinggal ngeklik. kemungkinan para calon tamu membatalkan secara tiba-tiba juga cukup besar.

beberapa kali dalam event komunitas yang gratis, begitu pendaftaran dibuka, banyak sekali yang menyediakan hadir. namun begitu hari h, langsung berebutan konfirmasi membatalkan karena sebab lain. beberapa malah tidak ada yang melakukan konfirmasi, meski sudah di sarankan.

bagi para lajang yang mau merayakan pernikahan, kalian akan pilih mengundang via apa?

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*