?khutbah jumat (imajiner)

hai orang-orang yang beriman, agak beriman maupun yang tidak beriman,

khutbah jumat (imajiner) kali ini saya akan mengingatkan pentingnya images. seperti yang kita lihat pada orang-orang beriman. tak apa sebusuk apa kita, yang penting tampilan luar mampu mendrive persepsi seseorang: iman kita lebih keren dari yang sesungguhnya.

kalau kita seksama mencermati, mereka mempunyai keseragaman penanda. untuk itu kita harus meneladaninya. bukan berjenggot panjang atau bercelana setinggi atas mata kaki. itu memang sudah defaultnya. tentu saja rambutnya juga tak sewarna cat tembok.

agar kita dianggap orang beriman kita harus melakukan-hal-hal berikut secara kaffah, jangan setengah-setengah. karena keragu-raguan itu datangnya hanya dari setan.

1. selalulah memakai kemeja formal. boleh lengan pendek atau lengan panjang. motifnya polos, garis-garis atau corak yang tidak mengesankan orang jalanan yang mengesankan bukan orang baik-baik. kalau bingung pakai batik saja.

jangan pernah memilih model vintage, belel, kumuh, sobek-sobek yang mengesankan orang melarat. karena kemiskinan mendekatkan kekufuran.

2. celananya juga. pilih saja warna yang gelap, dari bahan alus dan model yang sangat standar dan simpel. jangan pernah lupa untuk menggulung sampai diatas mata kaki jika kepanjangan. apalagi jika sedang shalat, kalau perlu sebawah dengkul. celana jeans, haram. apalagi yang diimpor dari amerika.

3. selalu untuk memelihara kepolosan kulit. tatto, piercing itu hanya akan mengotori kulit, meskipun itu hanya temporer. itu bukan budaya arab, negeri dimana kita berkiblat.

4. jauhkan aksesori remeh temeh tak penting. apalagi yang tribal. termasuk jam tangan. waktu memang penting. cuman kita percayakan saja pada sudut matahari dan suara adzan.

5. sempurnakanlah penampilan itu dengan jaket berbahan halus warna hitam. jika memakainya tak perlu mengkaitkan resletengnya.

6. hal yang maha penting, segeralah menikah. batas akhir itu maksimal usia dua lima. tak penting andai kau belum kerja atau baru saja di phk. jangan pikirkan hal-hal remeh rejeki dan lainnya. semuanya tekah ada yang ngatur. jangankan kita manusia, rumput yang bergoyang saja tak akan pernah terlupa olehNya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*