h-4 2009: tersesat yang disengaja

libur penghujung tahun ini aku mengakhirinya dengan pergi. bertiga. namun sampai detik terakhir kami belum memutuskan tempat tujuan. tak penting akan kemana, kami sepakat akan menikmati perjalanan.

ini berbeda dengan kebanyakan orang. jauh-jauh minggu, mereka mempersiapkan, detail. apalagi saat liburan panjang ini. mulai dari tiket, penginapan, restauran, pusat cinderamata dan hal khas lainnya

sabtu (27/12) pukul 15:00 kami menuju stasiun gambir. jalanan ramai lancar. gerimis kecil sesekali melambai tertiup angin. tak begitu banyak orang berjejalan di peron. antrian orang cukup pendek.

sampai di depan loket, kami di sambut dengan system komputer yang macet. mungkin ini keberuntungan kami bertiga. kami bisa lebih lama mendiskusikan akan membeli tiket jurusan mana.

dari petugas, kuketahui, masih tersedia tiket jurusan jogja, solo, surabaya. tiga pilihan tempat yang menawarkan sensasi unik. jogja yang selalu memunculkan rindu, solo yang eksotik meski agak sepi dan surabaya dengan jembatan merahnya.

kami sepakat membeli tiket ke tujuan terjauh: surabaya. karena loketnya yang paling awal buka. namun kami belum memutuskan, akan turun di stasiun kota mana.

sesekali terompet kereta berbunyi panjang. orang-orang bergegas menyiapkan bawaan yang kebanyakan besar-besar. ada pelukan, ada ciuman pipi kiri-kanan dan lambaian tangan dari kerabat atau kekasih yang mengantarkan.

isyarat perpisahan?

aku menoleh ke samping dan ke belakang. tak ada orang yang aku kenal. kecuali resleting tas gemblok hitamku yang setengah terbuka. kuperiksa sekali lagi bawaan yang tak seberapa. selembar celana (dalam) dan kaos bulukan.

selebihnya sebuah buku bacaan, sebotol plastik pendek permen karet, tablet obat sakit kepala, minyak gosok, tisu basah (untuk antisipasi andai menumpang kereta kelas ekonomi), notes dan ballpoint.

tak ada secuil oleh-oleh atau buah buah tangan. karena kedatanganku memang tak pernah ada yang mengharapkan.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*